0
MASKAM 
23/03/2023
Bpk. Syamsulhuda
Malam ke 2 Ramadhan

"Isu Radikalisme"

Radikalisme identik dengan kekerasan. Kampus kita dinilai tidak memaknai toleransi. 
Solusi yang dilakukan ialah sebagai berikut : 
1. Toleransi dalam keberagaman dan beragama.
Kuncinya adalah bersedia untuk menerima perbedaan. Tatkala dihadapi radikalisme, harus mau menerima perbedaan.

Bentuk pendidikan di Indonesia, paling banyak ada di Universitas. 80% Mahasiswa adalah Muslim. (Data yang bapak sebutin lengkap, tapi aku engga ketulis eung ). Lebih banyak data mahasiswa perempuan dibanding laki laki. Sistem pendidikan di Indonesia akan mengalami transformasi besar besaran. Sejalan dengan Visi Indonesia kedepan, 2045.

Covid tidak selalu membawa bencana. Tetapi, adanya percepatan digitalisasi. Untuk mencapai Revolusi Industri 4.0. 

63,4% mahasiswa belajar di Kampung halaman nya. 

Peran masjid kampus dalam meningkatkan keimanan mahasiswa nya ?. Apakah materi yang disajikan dapat membekas di qolbu? 

Mudah mudahan kita bisa menghargai perbedaan antar sesama ~

Marilah kita jadikan diri kita generasi Muda. Satria Diponegoro. Hatinya tertancap di mekkah dan madinah. Napas Diponegoro 🇮🇩

UNDIP !!!! JAYA
UNDIP !!! JAYA
UNDIP. UNDIP. UNDIP. JAYA... JAYA... JAYA....

Wassalamualaikum 


Posting Komentar

 
Top
notifikasi
close